IAI IMSYA INDONESIA











Panitia KKN Institut IMSYA Indonesia Matangkan Persiapan KKN 2026 melalui Rapat Koordinasi

Pekanbaru, 6 April 2026 — Panitia Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut IMSYA Indonesia telah melaksanakan Rapat Koordinasi KKN ke-2 sebagai bagian dari upaya mematangkan persiapan pelaksanaan KKN tahun 2026. Dalam rapat tersebut dibahas berbagai hal strategis, di antaranya perlunya pendataan ulang lokasi KKN mengingat beberapa pondok pesantren tidak dapat digunakan karena masa libur. Pendataan ini akan menjadi dasar dalam menentukan lokasi yang sesuai, baik yang diusulkan oleh mahasiswa maupun yang ditetapkan langsung oleh pihak kampus, dengan keputusan akhir tetap berada di tangan kampus.

Pelaksanaan KKN direncanakan mencakup wilayah dalam Provinsi Riau, luar Riau seperti Sumatera Barat, hingga luar negeri yaitu Malaysia, dengan pembekalan dan pelepasan peserta dilaksanakan secara bersamaan di Aula Masjid Lantai 2. Masa KKN dijadwalkan berlangsung pada 8 Juni hingga 8 Agustus 2026, dengan mekanisme keberangkatan di mana mahasiswa ikhwan diberangkatkan lebih dahulu, sementara mahasiswa akhwat menyusul setelah pondok pesantren memasuki tahun ajaran baru. Khusus mahasiswa akhwat, terdapat ketentuan hadir satu minggu sebelum santri masuk dengan periode pelaksanaan mulai 20 Juli hingga Agustus 2026.

Panitia juga akan membuka pendaftaran pada 13–15 April 2026 melalui form yang memuat pilihan wilayah usulan mahasiswa. Selain itu, biaya KKN akan dibedakan antara dalam negeri dan luar negeri sesuai kebutuhan, dan untuk program luar negeri akan bekerja sama dengan UCPY sebagai dosen pembimbing lapangan. Sebagai tindak lanjut, panitia akan melakukan survei lokasi, menjalin kerja sama, serta menghitung kebutuhan biaya, dengan perkiraan jumlah lokasi sebanyak ±10 untuk ikhwan dan ±16 untuk akhwat. Panitia berharap seluruh rangkaian persiapan ini dapat berjalan optimal sehingga pelaksanaan KKN 2026 mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta pengalaman pengabdian yang bermakna bagi mahasiswa.