IAI IMSYA INDONESIA










Temu Ramah HKI: Merajut Ukhuwah, Menguatkan Solidaritas, Menumbuhkan Keluarga HKI

[Aula, 11 September 2026] – Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Institut Agama Islam Indonesia menggelar acara temu ramah mahasiswa dan dosen dengan tema “Merajut Ukhuwah, Menguatkan Solidaritas, Menumbuhkan Keluarga HKI” pada Jumat, 11 September 2026 di Aula Lantai 2.

Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa dan dosen Program Studi HKI sebagai upaya mempererat silaturahmi serta membangun kebersamaan di lingkungan kampus.

Acara dimulai pada pukul 09.10 WIB dan dibuka oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur’an oleh mahasiswa HKI serta sambutan dari Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam, Ustadz Fauzi Ardian.Dalam sambutannya, Ustadz Fauzi menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk kembali berkumpul dalam acara temu ramah. Beliau menekankan pentingnya saling mengenal dan mempererat tali silaturahmi antarmahasiswa maupun dosen. “Karena tak kenal maka tak sayang, tak kenal maka ta’aruf,” ujarnya.

Beliau juga mengajak seluruh sivitas akademika HKI untuk saling mendukung, menyemangati, dan mengingatkan satu sama lain dalam kebaikan. Menurutnya, mahasiswa tidak seharusnya bersikap acuh ketika melihat temannya melakukan kesalahan, melainkan saling membantu agar dapat berkembang bersama. “Kita masuk ke sini bersama-sama, lalu lulus pun juga bersama,” ungkapnya.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan perkenalan dosen Program Studi Hukum Keluarga Islam. Perkenalan diawali oleh Ustadz Fauzi Ardian selaku Ketua Program Studi HKI, yang menyampaikan perjalanan pendidikan dan pengalamannya hingga bergabung di Institut Agama Islam Indonesia. Selanjutnya, mahasiswa berkesempatan mengenal dosen lainnya, yaitu Siti Sahnia Mammenasa Daeng Yusuf, Ali Mustofa, Suhenriko, Muhammad Fikri Yuda, Muhammad Samlawi, Keken Abdi Masy Putra, Ari Zulfa, dan Adi Hermanto.

Melalui sesi perkenalan tersebut, mahasiswa mendapatkan gambaran mengenai latar belakang pendidikan, pengalaman, serta perjalanan para dosen dalam menempuh pendidikan dan mengembangkan keilmuan di bidang masing-masing. Sesi ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat para dosen yang akan mendampingi mereka selama masa perkuliahan.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman perkuliahan dari para dosen. Ustadz Ali Mustofa menyampaikan bahwa kedekatan dengan dosen merupakan salah satu pengalaman berharga selama masa kuliah. Beliau juga mengajak mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan kampus agar dapat mengembangkan keterampilan di luar perkuliahan.Ustadz Fauzi Ardian membagikan pengalamannya dalam mencari metode belajar yang tidak hanya berfokus pada hafalan, tetapi juga pemahaman. Sementara itu, Siti Sahnia mengingatkan mahasiswa untuk menikmati masa-masa perkuliahan, belajar dengan baik, dan memanfaatkan kesempatan tersebut sebelum memasuki dunia kerja maupun kehidupan berkeluarga.

Senada dengan itu, Ustadz Suhenriko mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan belajar bersama para syekh dan mengambil manfaat dari ilmu yang disampaikan. Ustadz Muhammad Fikri Yuda juga menekankan pentingnya memanfaatkan waktu untuk menuntut ilmu serta tidak meremehkan majelis ilmu, baik di dalam maupun di luar kampus.Para mahasiswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, terutama saat sesi perkenalan dan berbagi pengalaman. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan wawasan mengenai perjalanan pendidikan para dosen, tetapi juga motivasi untuk lebih semangat dalam menuntut ilmu dan membangun hubungan yang baik dengan sesama.

Dengan adanya temu ramah ini, Program Studi Hukum Keluarga Islam berharap seluruh mahasiswa dan dosen dapat terus mempererat ukhuwah, meningkatkan solidaritas, serta saling mendukung dalam proses pendidikan. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menumbuhkan rasa kekeluargaan dan menciptakan lingkungan perkuliahan yang lebih harmonis, sehingga seluruh keluarga HKI dapat berkembang dan mencapai tujuan bersama.

Tanggal: 2026-09-11 22:18:37